Wednesday, November 27, 2013

#8

O the wind so calming
O the rain drops so soothing
O how can I not resist myself from enjoying those?

#7

The rain is coming yea!
How I wish to walk into it aye!
And the smell of nature fills the air beautifully

#6

Such a beauteous smile you gave me
Thine eyes I admired
Leaving me helpless under the sky showering rain

Wednesday, November 6, 2013

*3

Inginku simpan rasa hati
Biar dikumam hanya di mulut
Inginku pendam dalam diri
Mungkin di dahi terbentuk kerut
Biar tangis membasahi hati
Air di tubir mata pula menurut
Hanya dengan dia rasa dikongsi
Aku yakin gusar ini akan surut
|cahyasorga, 041113;1732|

*2

Sedang Muhammad pernah ditegur Yang Esa
Apatah lagi diri penuh dosa
Punya khilaf, pernah alpa, hilang asa.
|cahyasorga, 041113;1720|

Sunday, November 3, 2013

Atas Nama Ukhuwah

"Pada hari itu sahabat-sahabat karib: setengahnya akan menjadi musuh kepada setengahnya yang lain, kecuali orang-orang yang persahabatannya berdasarkan taqwa (iman dan amal soleh)." (43:67)
Dia 1: Awak, nanti kalau saya jatuh bangunkan saya ye?
Dia 2: *Angguk* *senyum*

Dia 2: Awak, bila saya tersalah jalan, tarik saya ke laluan yang benar ye?
Dia 1: Sudah semestinya.

Dia 1: Awak, kalau nampak saya lemah, kuatkan saya ye?
Dia 2: Pasti.

Dia 1: Awak, sama-sama pimpin saya ke syurga ye?
Dia 2: InsyaAllah.

Manis kan apabila ukhuwah yang bermatlamatkan Allah. Sama-sama menguatkan. Saling mengingatkan.
Yang payah jadi mudah. Yang letih kembali bertenaga hanya dengan kuntum senyum. Tiada rasa sunyi dalam mengharungi jalan menegakkan agama.

Ah, membayangkannya sahaja sudah buat kita tersenyum manis. Namun, apakah di realitinya yang indah-indah itu mampu dimanifestasi?

Susah sebenarnya. Jika mudah, mengapa ramai antara kita yang futur?Jika senang, mengapa ramai yang berhenti di pertengahan jalan?

Dan berapa ramai antara kita cuba menarik mereka kembali?

Bait-bait doa rabitah yang selalu kita untaikan hampir di setiap pertemuan, yang selalu kita ratibkan sesudah solat, benarkah kita benar-benar hayati?

Sungguh, wahai sahabat. Jika ada yang menegur, jangan menjauh. Itu tanda sayang seorang sahabat terhadap sahabatnya yang lain.

Benar wahai sahabat. Jika ada yang berbuat salah, jangan diringankan kaki meninggalkan ia kekeliruan. Kerna mungkin sahabat kita sedang diuji. Atas nama ukhuwah yang selalu kita alunkan lewat perjumpaan, bantulah sahabat yang diuji. Kerna kita tidak tahu saat bila pula giliran kita akan tiba.

Pesanan ini untuk saya dan mereka yang berukhuwah atas nama Allah. Kerna saya mahu kita semua bergembira dan saling mengucapkan salam dalam pertemuan agung di syurga nanti. =)



Saturday, November 2, 2013

#5

The rain is coming yea!
It sweeps away the hotness of the day
Leaving only coldness to wrap my body
But I do not care even a bit
Because when rain comes I feel serenity
To smell the grass
To hold my hands out of the window
To feel the soothing breeze
To feel so close to nature
To know that Allah is near.
|cahyasorga, 021113;1709|

Friday, November 1, 2013

Kembali Bertatih

Masih teringat suatu ketika dahulu. Saat pertama kali disapa tarbiyyah. Hanya rasa yang manis mengalir dalam darah. Tangisan waktu itu menjadi sangat murah. Murah dalam harga yang tidak ternilai. Setiap kali teringat dosa lampau, qalbu terlebih dahulu menangis. Terbit juga rasa cemburu melihat mereka yang cinta pada Allah menggunung tinggi. Menangis lagi. Sedikit demi sedikit manisnya madu tarbiyyah merubah diri. Menjadi sebagaimana aku yang sekarang.

Tapi benarkan kata orang. Istiqamah itu payah. Ujian datang menguji ketulusan hati untuk berhijrah. Banyak. Bukan sedikit. Dan ternyata aku lemah. Tewas di pertengahan jalan berliku. Lebih tertarik pada indahnya dunia sementara. Untuk seketika, aku hanyut.

Sehinggalah pada suatu hari yang diberkati, aku kembali mengorek kenangan lama dalam kotak memori. Tersentap melihat proses penghijrahan. Tersentap melihat betapa manisnya waktu dahulu riang mengutip kuntum cinta Ilahi di taman tarbiyyah. Sungguh aku rindu.

Dan kini aku mencari jalan pulang. Tolong daku wahai sahabat. Pimpin daku. Aku tak mampu bersendiri. Sungguh. Temani aku wahai sahabat. Untuk aku kembali bertatih.


*1

Malam ini terasa kering
Menangisi hati yang gering
Mengingati Allah tidak sering
Bertukar hitam Qalbu yang sekeping
Kini ia kembali dari jauh terpelanting.

|cahyasorga 011113;0711|

#4

In the morning i find solace, 
to the bright sky i couldn't move my gaze,
to feel the breeze that caresses my face,
and i see the trees moving in grace,
when the sun starts to reveal its friendly blaze, 
while the birds chirping through the sky they race,

I sit by the window sipping the hot coffee,

The aroma and bitter sweet taste make me feel glee,
The mixed hues of nature are tempting for me to see,
Oh how can I not ignore this enchanting beauty?
The moment when my heart bounces blissfully,
In every morning, I find serenity.

|cahyasorga n.d|


#3

The stars that I admire
I seldom see in the city sky
Every night and night
I sit by the flowing river
Hoping to see the sparkling diamonds
Frequently, I end up with disappointment.
|cahyasorga 040313;1032|

#2

I dream of being a happy girl
Running along a road filled with autumn leaves
Playing with snow in the cold winter
Smelling the beautiful and colorful tulips in the cheerful spring
Licking ice cream in the hot summer
Showering myself with the pouring rain
Dancing around the path of joy in bliss
And of course with Allah's blessings
And of course with the one I love
|cahyasorga 010313;1618|